Perbedaan Utama Standar ATX 3.1 dan ATX 3.0
Perbedaan utama antara standar ATX 3.1 dan ATX 3.0 terletak pada desain konektor daya GPU 16-pin yang lebih aman dan penyesuaian waktu penahanan (hold-up time). ATX 3.1 adalah penyempurnaan bertahap yang mengatasi masalah dunia nyata yang teridentifikasi pada versi 3.0.
Perbandingan Terperinci
| Fitur | ATX 3.0 | ATX 3.1 |
|---|---|---|
| Konektor GPU | 12VHPWR (16-pin) | 12V-2x6 (16-pin) |
| Pin Daya | Panjang standar | Lebih panjang (0,25 mm) untuk kontak lebih baik |
| Pin Sinyal (Sense) | Panjang standar | Lebih pendek (1,5 mm) untuk memastikan koneksi penuh |
| Waktu Penahanan (Hold-Up Time) | 17 ms (pada beban penuh) | 12 ms (pada beban penuh, direkomendasikan 17 ms pada beban 80%) |
| Mode Daya | 450W, 600W | 150W, 300W, 450W, 600W |
| Fitur Keamanan | Terbatas | Mekanisme pemicu keamanan yang ditingkatkan |
Poin-poin Penting
-
Keamanan Konektor: Perubahan paling signifikan adalah transisi dari konektor
12VHPWRke12V-2x6. Meskipun bentuk colokan kabelnya tetap sama dan kompatibel, desain soketnya telah disempurnakan. Pin daya dibuat lebih panjang, sementara pin sinyal dibuat lebih pendek. Ini memastikan daya hanya akan disalurkan sepenuhnya jika konektor terpasang dengan benar dan sempurna, mengurangi risiko panas berlebih atau konektor meleleh yang dilaporkan terjadi pada beberapa kasus awal RTX RTX 4090. - Waktu Penahanan: ATX 3.1 melonggarkan persyaratan waktu penahanan dari 17 ms menjadi 12 ms pada beban penuh, yang memungkinkan produsen menggunakan kapasitor yang lebih kecil dan berpotensi meningkatkan efisiensi.
- Kompatibilitas: PSU ATX 3.1 sepenuhnya kompatibel dengan GPU ATX 3.0 dan sebaliknya. Kabel modularnya identik, perbedaannya hanya pada desain konektor di sisi PSU dan/atau GPU.
- Penanganan Lonjakan Daya: Kedua standar ini dirancang untuk menangani lonjakan daya sesaat (transient power excursions) hingga tiga kali lipat daya GPU, tetapi ATX 3.1 menyempurnakan batas waktu dan level arus untuk stabilitas yang lebih baik.
Secara keseluruhan, ATX 3.1 adalah versi yang lebih matang dan aman dari ATX 3.0, terutama untuk sistem PC kelas atas yang haus daya.